Selasa, 27 September 2016

teks editorial

                                               Pengrajin dan penjahit sukses

    Sebutan yang pantas untuk seorang tailor wanita ini yaitu kreatif, inovatif, dan tak kenal putus asa. Selain menjadi tailor wanita ini juga berprofesi sebagai guru HIMPAUDI. Dengan kerja kerasnya,  ia mampu memenuhi ekonomi keluarganya, membiayai dirinya diperguruan tinggi,  dan membiayai putra pertamanya diuniversitas.
    Di kepohbaru, Bojonegoro.  seorang wanita yang bernama lilik nurhayati berumur 35th,  yelah bisa mendirikan usaha menjahit dikediamannya sendiri pada tahun 2004. Ia membuat usahanya kurang lebih 10th.
Seorang pengrajin dan penjahit ini mendapatkan keahliannya dari keturunan.  Sejak dari kecil ia belajar dari orang tua, dan menjahit termasuk keahliannya
 Sejak awal usahanya,  ia hanya butuh modal benang dan kain,  karena mesin jahit tua sudah dari turunan.
Omset sendiri pada awalnya jarang atau tak seberapa,  dan masih sulit untuk mencari pelanggan. Sehari pendapatannya hanya berkisar 10rb rupiah. Tetapi kini ia bisa mendapatkan omsetnya sekitar 1jt rupiah per bulannya.
Suka duka yang dialami sangat banyak. Dukanya menjahit butuh kesabaran, karena proses yang lama, pembuatannya juga harus dalam kondisi tenang, jika sedang emosi jahitan akan berantakan dan membutuhkan proses yang lama lagi untuk menyelesaikannya. Dukanya dari masyarakat yaitu banyak cemoah dari masyarakat karena kesuksesannya saat ini.  Sukanya dalam menjahit yaitu jika jahitan sudah selesai dan mendapatkan uang untuk kebutuhan sehari hari. Sukanya dalam menjahit yaitu dari cemoan masyarakat ia lebih teliti lagi dalam menjahit dan bekerja lebih giat, tekun, dan ulet.
Pesanan baju pada awalnya hanya sekitar 5-10 potong perbulannya, tetapi dengan do'a, ikhtiar dan kerja kerasnya kini ia mendapatkan pesanan rata-rata 20-30 potong perbulannya. Tak hanya menerima pesanan jahitan dari masyarakat,  ia juga menerima pesanan seragam sekolah, kaos olahraga, baju drumband, dan seragam ngaji se kec. Kepohbaru Bojonegoro.
Dari jahit tuanya, sekarang ia mempunyai 9 jahit lengkap dirumahnya, ia juga membuka kursus jahit, dan sudah memiliki lebih dari 5 orang murid.

Saya ANISA KHUSNUL HIDAYAH melaporkan.

berikut ini liputannya :  https://drive.google.com/open?id=0B5l3sQm6UuE4MGNQdS1QUlR5S2c

Tidak ada komentar:

Posting Komentar